Pemerintah Harus Antisipasi Kebijakan Ekonomi-Politik Imbas Perang Iran-Israel

Jakarta – Serangan mengejutkan dari Iran sebagai balasan terhadap Israel yang menyerang pangkalan militer Iran di Damaskus, Suriah, membuat dunia terkejut sekaligus meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah.

Terbaru, meskipun kedua belah pihak sebelumnya menyatakan tak akan memperpanjang ekskalasi konflik. Namun nyatanya, serangan balasan Israel baru saja menghantam sebuah wilayah Iran di dekat Kota Isfahan.

“Ini pasti menimbulkan dampak yang luas pada perekonomian nasional dan global, yang mutlak harus diantisipasi dengan kebijakan,” kata Ekonom Senior Indef, Didik J. Rachbini saat dikonfirmasi VIVA Bisnis pada Jumat, 19 April 2024.

Dia mengatakan bahwa dalam ancaman perang di antara kedua negara tersebut, faktor yang mendamaikan hampir tidak ada sama sekali, sehingga mustahil akan segera berhenti. Karenanya, antisipasi mitigasi kebijakan perlu dirumuskan dan dijalankan dengan kondisi lingkungan yang tegang.

“Bagi Indonesia, bagi Presiden baru terpilih, kondisi tidak pasti ini bisa dan akan membuat berantakan dalam menjalankan kebijakan ekonominya, sekaligus menambah beban baru bagi masyarakat,” ujarnya. Didik menyarankan agar pemerintah fokus pada daya beli masyarakat, dan menahan agar tidak terjadi pengangguran yang besar. Karena itu, kebijakan menjaga inflasi dan harga-harga kebutuhan pokok merupakan kebijakan utama untuk melindungi golongan bawah yang rentan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *